Manajaman PKS PT Mustika Agung Sawit Gemilang (MASG) Menjelaskan Insiden DumpTruck Menimpa Motor Scoopy

Manajaman PKS PT Mustika Agung Sawit Gemilang (MASG) Menjelaskan Insiden  DumpTruck Menimpa Motor Scoopy

Pihak perusahaan memberikan keterangan kepada media

Kabar Inhu - Pihak PKS PT Mustika Agung Sawit Gemilang (MASG) memberikan keterangan tentang insiden sepeda motor scopy tertimpa truck di jalan lintas tengah Kecamatan Peranap Inhu pada bulan Juni yang lalu.

Dijelaskannya bahwa peristiwa tersebut terjadi pada pukul 7.30 WIB di Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Peranap, kejadian berawal dimana Mobil Mitsubishi Fuso Dump Truk B 9964 PYV yang dikemudikan oleh Irwanto (50) datang dari arah Simpang Kelayang menuju Simpang Tugu Kota Peranap.

Sebelum peristiwa ini terjadi, dump truck yang dikemudikan oleh Irwanto mengikuti petunjuk atau arahan dari petugas perbaikan jalan, yang mana pada saat itu sedang ada diberlakukan jalan buka tutup, dengan berhenti disebelah kiri untuk menunggu kendaraan lain yang sedang melaju dari arah berlawanan hingga selesai.

Pada saat giliran dump truck diperbolehkan petugas penjaga jalan buka tutup untuk melanjutkan perjalanan, dump truk tersebut perlahan berjalan, namun mengalami kondisi tidak stabil diakibatkan kondisi jalan yang berlubang - lubang, sehingga mengakibatkan kendaraan tersebut oleng kekanan dan kekiri. 

Sekitar beberapa ratus meter kedepan, sopir truck ( Irwanto) melihat ada sepeda motor Scoopy dari lawan arah yang dikendarai oleh wanita berboncengan sedang berhenti dipinggir jalan sebelah kiri arah ke Simpang Kelayang, mengetahui hal itu Irwanto langsung memberi kode isyarat dengan menghidupkan lampu (ngedim) serta berteriak sambil melambaikan tangan untuk pengendara motor scopy tersebut, dengan tujuan agar pindah atau menjauh dari tempat tersebut dikarenakan pergerakan mobil tidak stabil akibat kondisi jalan berlubang-lubang.

Namun ketika di depan SMAN 1 Peranap berdekatan dengan berhentinya sepeda motor Scoopy tersebut dump truck terperosok masuk jalan berlubang yang agak dalam dan tergenang air, mengakibatkan sang sopir hilang kendali sehingga mobil terbalik dan menimpa motor Scoopy yang sedang diparkirkan, Irwanto menjelaskan untuk pengendara motor Scoopy, sudah lebih dulu menghindar dan meninggalkan kendaraanya di jalan dikarenakan melihat kondisi truck berjalan oleng kekiri dan kekanan, dan keduanya terhindar dari musibah tersebut.

Selanjutnya pihak PT. MASG bersama dengan Satuan Lalulintas Polsek Peranap mengevakuasi dump truck serta sepeda motor ke Poksek Peranap.

 

“Untuk TBS kami antar ke PT. MASG dengan alasan, jika dititipkan di Polsek, besar kemungkinan akan mengganggu lingkungan kerja Polsek dan sekitarnya dikarenakan bau tak sedap jikaTBS tersebut mengalami pembusukan,” ujar Zulfikar.

Selanjutnya pada hari yang sama, Unit Lantas Polsek Peranap melakukan mediasi untuk kedua belah pihak, diamana dari pihak korban diwakili keluarga, sementara pihak pengemudi didampingi oleh pihak PT. MASG Aslan Dalimunte kariawan perusahaan bidang pengawasan angkutan.

"Bersedia menyelesaikan masalah musibah ini secara kekeluargaan, juga bertanggung jawab memperbaiki kerusakan materiil akibat tertimpa mobil tersebut, serta juga bersedia mengobati jika ada yang sakit, namun mediasi menemukan jalan buntu,” ungkapnya.

Intinya kami pihak perusahaan tetap berkomitmen akan memperbaiki kerusakan yang diakibatkan oleh kejadian tersebut, dan mengobati yang sakit, namun terakhir pihak korban menolaknya, dan meminta ganti rugi sebesar Rp100 juta.

"Permintaan tersebut tentu saja tidak dapat kami penuhi karena tidak logis dan berdasar, untuk itu hasil perdamaian yang menemukan jalan buntu, hal tersebut sudah kita sampaikan ke pihak penyidik Polres Inhu,” ujar Aslan.

"PKS PT. MASG dari awal peristiwa hingga sekarang, tetap bertanggung jawab dan berkomitmen selalu beretika baik untuk penyelesaian masalah ini, tetapi berita agar jelas peristiwanya, dan kami tetap bertanggung jawab jika sakit di obati dan jika ada yang rusak di perbaiki", tutupnya. (ps)