BPPD Kota Medan Pasang Plang Di Lokasi Rawan Bencana, Husni : Bentuk Edukasi Kebencanaan

BPPD Kota Medan Pasang Plang Di Lokasi Rawan Bencana, Husni : Bentuk Edukasi Kebencanaan

Photo : Muhammad Husni Kepala BPBD Kota Medan

Medan – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan mengatakan bahwa dalam rangka Edukasi Kebencanaan BPBD Kota Medan memasang Plang di lokasi Rawan Bencana.

“Pemasangan plang sudah di kordinasikan dengan pemangku wilayah tujuan untuk migitasi bencana sehingga memudahkan pengendalian ketika terjadi bencana ini juga,salah satu bentuk edukasi kebencanaan yang wajib di persiapkan” ungkapnya

Lanjut Husni mengatakan apabila masyarakat ingin mendapatkan informasi atau keterangan lebih lanjut terkait Mitigasi bencana bisa menghubungi Call Centre Kota Medan dengan No 082287517119 dan 082287517141

“Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana BPPBD Kota Medan yang selanjutnya disingkat Pusdalops yang bertugas menyelenggarakan sistem informasi dan komunikasi penanggulangan bencana, masyarakat bisa ke Pusdalops bila ada Info dan kita juga punya Call Centre BPBD Kota Medan” pungkasnya

Diberitakan sebelumnya Sejumlah Warga mempertanyakan Plang yang didirikan oleh Pemerintah Kota Medan di Jalan S. Parman lorong Famili Kelurahan Petisah Hulu Kecamatan Medan Baru, Plang bertuliskan jalur evakuasi ini sempat membuat warga bingung.

“Plangnya salah bang, Masak suruh lari ke jalan yang uda banjir” ungkap warga

Elkon Erwin Bgn Limbong Lurah Petisah Hulu mengatakan bahwa Plang itu adalah milik Badan Penanggulangan Bencana Kota Medan

“Milik BPPD Kota Medan” jawabnya singkat via WA

Di Jalan S. Parman Gang Family Kelurahan Petisah Hulu Kecamatan Medan Baru apabila Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah kota Medan mengakibatkan terjadinya banjir dan membuat beberapa rumah warga menjadi tergenang air.

Rahmadsyah Aktifis yang tergabung dalam Lembaga Konservasi Lingkungan Hidup (LKLH) meminta kepada Pemko Medan khususnya Pihak Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kota Medan agar melaksanakan sosialisasi kepada warga dalam melaksanakan programnya terlebih dahulu apalagi BPBD memiliki Program Tanggap darurat bencana (Tagana) yang merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan dengan segera pada saat kejadian bencana untuk menangani dampak buruk yang ditimbulkan, yang meliputi kegiatan penyelamatan dan evakuasi korban, harta benda, pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan, pengurusan pengungsi, penyelamatan, serta pemulihan prasarana dan sarana

‘Kita berharap BPPBD Kota Medan melakukan sosialisasi kepada warga atas programnya sehingga warga tak bertanya-tanya, apalagi Kota Medan sering banjir, harusnya bersinergi dan terus melakukan koloborasi” pungkasnya**