Kalapas Bengkalis "Kalau Ada Warga Binaan Kami Terlibat Narkoba Sikat Aja"

Kalapas Bengkalis "Kalau Ada Warga Binaan Kami Terlibat Narkoba Sikat Aja"

Bengkalis - Langkah serius apa yang sudah di sampaikan oleh Bapak Dirjen Pas dengan Pencegahan Pembrantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba  (P4GN) dimana apabila ada keterkaitan Petugas dengan Narkoba laporkan langsung Dirjen Pas melalui Direktur Kamtib, ini merupakan komitmen seluruh jajaran petugas Pemasyarkatan untuk memberantas Narkoba, demikian kata Kepala Lapas (Kalapas) Bengkalis, Riau, Edi Mulyono, A.Md.I.P., S.Sos.,SH.

"Razia dilakukan secara berkala berantas narkoba di Lapas Bengkalis yang bersinergi dengan Polres Bengkalis lakukan giat razia bersama. Nah kalau ada warga binaan kami terlibat narkoba silahkan polisi melakukan tugasnya," kata Edi, Rabu (23/6/21).

Bukan itu saja bentuk pencegahan itu dilakukan pihak Lembaga Pemasyarakatan (LapasKelas II A Bengkalis dalam pengungkapan dan penangkapan kurir sabu-sabu yang melibatkan dua remaja dengan barang bukti 19 Kg sabu-sabu dan ribuan butir pil ekstasi yang diduga melibatkan warga binaan pemasyarakatan (WBP) juga dilakukan Kaplas ini.

"Dari informasi bahwa ada keterkaitan dengan warga binaan pemasyarakatan, kita persilahkan penyidik memeriksa warga binaan kita. Hasil pemeriksaan Polisi yang bermula yang diterima dari Polres Bengkalis pada Sabtu, (19/6/2021) pukul 19.45 WIB, bahwa ada penangkapan 19 kg sabu di Desa Muntai Kabupaten Bengkalis, melibatkan warga binaan," katanya.

Terkait informasi tersebut, media ini menghubungi Kepala Lapas Bengkalis Edi Mulyono, menyebut sehubungan keterlibatan tersebut, pihak Lapas mebuka diri bahkan memfasilitasi dan bekerja sama mengungkap keterlibatan WBP terkait Narkoba dalam Lapas yang dikomandoinya itu.

Bukan itu saja bahkan Edi selaku Kalpas mempersilakan tim dari Resmob Narkoba untuk melakukan pemeriksaan di dalam Lapas kepada WBP berinisial SB dan Inisial R.

"Dari pemeriksaan keduanya, petugas lapas pada malam itu juga melaksanakan penggeledahan kamar WBP tersebut, selanjutnya dari hasil penggeledahan kamar di dapat HP milik yang bersangkutan dan menyerahkan barang hasil penggeledahan kamar kepada penyidik dari Resmob Narkoba Polres Bengkalis," terang Edi Mulyono.

Urai Edi, "selaku Kalapas pihaknya sudah  berkoordinasi dengan Kapolres Bengkalis melakukan penggeledahan bersama, dan tidak segan-segan akan melaporkan dan bekerja sama dengan pihak Kepolisian apabila ada yang warga binaan masih bermain-main dengan Narkoba"

"Kita tidak main-main kalau ada warga binaa saya tersangkut dengan peredaran narkoba silahkan diusut. Saya pastikan Lapas Bengkalis tidak akan tutup diri," pungkasnya.**