Bupati Inhu dan Forkompinda Masuk Daftar Pertama Divaksinasi Corona

Bupati Inhu dan Forkompinda Masuk Daftar Pertama Divaksinasi Corona

Kadiskes Pemkab Inhu Elis Jululinarty

RENGAT - Sebagai garda terdepan dan didedikasikan untuk contoh yang baik kepada Masyarakat sepuluh orang forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda) di Inhu termasuk kepala daerah akan disuntik vaksinasi Corona.

Kesepuluh orang kali pertama yang akan disuntik vaksin sinovac tersebut sudah termasuk diantaranya Bupati Inhu H Yopi Arianto dan wakil Bupati Khairizal.

"Itu berdasarkan register yang sudah bersedia disuntik vaksin sinovac dihari pertama," kata kepala dinas kesehatan (Kadiskes) Pemkab Inhu, Ellis Julinarty, Rabu 13 Januari 2021 di Pematangreba.

Selain kepala daerah dan Forkompinda, kata Ellis, masuk dalam registrasi diberi vaksin dan telah menyatakan kesediaannya adalah tokoh masyarakat, tokoh agama bahkan dianya sendiri sebagai kepala dinas kesehatan dilingkungan Pemkab Inhu. 

"Saya juga bersedia bersama tokoh MUI dan tokoh Masyarakat lainnya," sambung Ellis via seluler.

Secara teknis penyuntikan vaksin sinovac diawali dengan mendiagnosa kesehatan para penerima Vaksin dengan mengkonfirmasi kesehatan calon penerima vaksin.

Bahkan seseorang penerima vaksin sinovac harus divaksin sebanyak dua kali suntik dengan jeda sebanyak 14 hari dari pertama divaksin.

Namun demikian, katanya, jadwal vaksinasi di Inhu belum dapat dipastikan disebabkan vaksin dan juklak juknis dari Diskes Provinsi Riau belum diterima Pemkab Inhu.

Pemkab Inhu juga merencanakan penyuntikan vaksin sinovac hari pertama kepada kepala daerah dan Forkompinda akan ditempatkan disatu tempat yang telah difasilitasi kesehatan. 

Terpisah Kadiskes Pemprov Riau Mimi membenarkan vaksin sinovac ke Inhu belum di distribusikan. "Insyaallah setelah distribusi tahap 2 Kita terima," jawab Mimi tentang rencana pengiriman vaksin sinovac ke Inhu. 

Kepada wartawan, Bupati Inhu H Yopi Arianto dan Kapolres Inhu AKBP Efrizal Sik membenarkan bersedia divaksin sinovac untuk anti body virus Corona. (Sandar Nababan)