Tragis, Pasien Aborsi di Klinik Sejahtera Pandeglang Janin Dibuang ke Lobang WC

Tragis, Pasien Aborsi di Klinik Sejahtera Pandeglang Janin Dibuang ke Lobang WC

Pandeglang - Tragis, Janin dibuang ke saluran air melalui wastafel ditempat praktik aborsi di Klinik Sejahtera di Pandeglang. Pasien yang datang, biasanya adalah pasangan gelap dari Pandeglang, Lebak dan Serang.

Klinik yang dijalankan kedua pelaku katanya dikenal hanya dari mulut ke mulut dan berada di perkampungan yang sepi.

Setiap pasien yang melakukan aborsi, pelaku menarif Rp 2,5 juta. Dikabarkan sudah ada seratusan janin dari pengakuan tersangka yang mereka gugurkan yang beroperasi sejak tahun 2006 itu.

Dirkrimsus Polda Banten Kombes Nunung Syaifudin kepada wartawan sebut, "Untuk hasil dari aborsi menurut keterangan tersangka yang usia di bawah 3 bulan dibuang melalui wastafel."

"Untuk janin yang atas usia 3 bulan, tersangka menurutnya meminta janin dibawa oleh setiap pasien," katanya, Selasa (3/11/20).

Saat ini dikabarkan, Polisi juga sudah melakukan olah TKP dan tidak ditemukan adanya lokasi penguburan di dekat klinik pelaku.

"Kita sudah cek ke TKP termasuk septic tank karena ingin tahu apakah ada mayat bayi yang tertinggal, ternyata tidak ada," ungkapannya.

Kini Polisi menangkap NN dan E, selain itu polisi juga menangkap RY, seorang perempuan yang menggugurkan janin di knilik tersebut.

Mereka diancam Pasal 194 jo Pasal 75 ayat 2 UU Kesehatan dengan ancaman pidana 10 tahun dan denda Rp 1 miliar dan atau Pasal 346 KUHP dengan ancaman penjara 4 tahun dan atau Pasal 348 ayat 1 KUHP jo Pasal 55 ayat 1 KUHP.**