Kandidat Vaksin Corona Pada Anak di Amerika Dilakukan Secara Masif

Kandidat Vaksin Corona Pada Anak di Amerika Dilakukan Secara Masif

Amerika - Di Amerika Serikat percobaan kandidat vaksin Corona telah dilakukan secara masif, percobaan dosis disuntik pertama vaksin Corona dan diawasi dengan seksama apakah mengalami efek samping yang tidak biasa.

Dr Robert Frenck selaku pemimpin uji coba vaksin Corona ini mengakui mungkin ada ketakutan anak diberi vaksin, namun sebenarnya sudah dipastikan benar-benar aman.

"Alasan kami bisa memberikan vaksin Corona ini pada anak adalah karena Pfizer telah mencobanya di 30 ribu orang dewasa dan punya data keamanannya," kata dia.

Vaksin Corona mungkin akan disetujui di Amerika Serikat untuk diberikan pada populasi di awal tahun depan.

Pfzer sendiri adalah salah satu perusahaan terdepan, bahkan mendapatkan pujian dari Bill Gates.

"Pfizer punya peluang bagus untuk menjadi salah satu yang pertama diberikan vaksin Corona, mereka adalah perusahaan vaksin yang sangat berpengalaman dan merancang studinya dengan sangat baik," ucap Gates.

Guna percobaan pada anak kini tim di Cincinnati Children's Hospital telah mengimunisasi 100 anak dengan usia termuda 12 tahun, dengan vaksin COVID-19 buatan perusahaan Pfizer.

Dalam percobaan ini, separuh relawan tanpa diketahui sebenarnya tidak mendapatkan vaksin Corona yang sebenarnya sebagai salah satu prosedur, atau yang disebut metode plasebo.

Namun Abhinav berharap yang disuntikkan kepadanya vaksin yang sesungguhnya untuk melindunginya dari Corona.

Vaksin Corona ini harus terbukti aman untuk diberikan secara massal nantinya kepada semua kalangan termasuk anak.

Dia berharap vaksin bisa membantu mengatasi pandemi Corona, salah satu anak menyebut "Setiap siswa di sekolah ingin kembali ke kondisi normal."

"Semoga tidak ada masalah terhadap dampak vaksin yang akan kita produksi massal tahun depan," pungkasnya.**