Warga Afrika-Amerika Ditunjuk Menjadi Jadi Kardinal

Warga Afrika-Amerika Ditunjuk Menjadi Jadi Kardinal

Roma - Paus Fransiskus berkata dirinya akan menunjuk 13 kardinal baru Katolik Roma, salah satu di antaranya adalah pastor Afrika-Amerika pertama Uskup Agung berusia 72, Wilton Daniel Gregory.

Pasalnya Wilton Gregory, uskup agung Washington sejak 2019 ini dipandang sebagai sosok progresif yang berpandangan sama dengan Paus Franciskus.

Para pengamat Vatikan mengatakan pengangkatan para kardinal baru akan memperkuat pengaruh Paus Fransiskus terhadap para kardinal yang suatu hari nanti akan memilih penggantinya.

Hal itu terungkap setelah Paus mengumumkan 13 kardinal dari delapan negara dalam pidato dadakan dari jendelanya yang menghadap Lapangan Santo Petrus di Roma pada Minggu (25/10/20) waktu setempat.

Peran mereka termasuk memilih Paus, kepala Gereja dari antara mereka dalam pertemuan rahasia yang dikenal sebagai konklaf.

Karena empat dari anggota baru berusia di atas 80 tahun, mereka tidak diizinkan untuk memberikan suara di bawah peraturan Gereja. Para kardinal akan dilantik dalam upacara di Vatikan pada 28 November.

Sembilan nominasi yang berhak memberikan suara berasal dari Italia, Malta, Rwanda, Amerika Serikat, Filipina, Chile, Brunei, dan Meksiko.

Dengan menghitung para kardinal yang akan diangkat, Paus Fransiskus akan memilih hampir 60 persen dari seluruh kardinal selama masa jabatannya, menurut National Catholic Reporter.**