Dua Tangan Diamputasi, Rumah Yatim Salurkan Bantuan Pada Sugeng

Dua Tangan Diamputasi, Rumah Yatim Salurkan Bantuan Pada Sugeng

Pekanbaru - Sugeng Purwanto (42) beserta istri dan kedua anaknya yang tinggal di Jalan Tengku Maharatu, Kelurahan Rumbai Bukit, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau mendapat bantuan dari sumbangan dermawan melalui #pejuangkebaikan Rumah Yatim Riau.

Sugeng Purwanto merupakan seorang pekerja serabutan yang tak pernah lelah berusaha menafkahi keluarganya, khususnya untuk kedua anaknya yang sekarang bersekolah pada jenjang SMK dan SMP.

Dia Sejak empat tahun lalu kehilangan kedua lengan nya karena kecelakaan kerja yang ia alami ketika bekerja sebagai buruh bangunan di rumah tetangganya.

Naas, kabel listrik yang tak sengaja ia pegang teraliri tegangan listrik besar dan menempel di kedua lengan nya.

Sugeng pingsan di tempat dan dilarikan ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan, namun kedua lengan nya sudah hangus karena tegangan listrik yang sangat besar.

Lengan Sugeng yang hangus kian hari kian membusuk dianjurkan dokter untuk di amputasi, atas kekhawatiran pembusukan lengan nya akan menyebar kebagian tubuh lain.

Sejak di amputasinya kedua lengan Sugeng, kondisi keluarganya berubah drastis. Ia yang biasa menjadi tulang punggung keluarga, sekarang hanya bisa duduk terdiam meratapi kedua lengannya yang sudah tak ada.

Kini, istri Sugeng mengambil alih perannya sebagai tulang punggung keluarga. Namun, tak banyak yang bisa sang istri lakukan, ia hanya bekerja sebagai buruh yang membersihkan buah pepaya untuk dijual ke pasar.

Istrinya hanya diupah Rp.100,- per buah yang ia bersihkan, untuk sekedar mendapatkan uang sebesar Rp.30.000, dalam sehari, ia mesti membersihkan 3000 buah pepaya.

"Kates (pepaya) yang datang dari daerah Sumatera Barat, dari pedagang saya bersihkan dulu dan diupah per kilo nya Rp.100. Untuk dapat uang Rp.50.000, sehari itu saya harus membersihkan puluhan kilo. Namun kates-kates ini juga tidak setiap hari ada", jelas istri Sugeng.

Melihat suaminya duduk termenung tanpa lengan, sering terbesit di kepala istri Sugeng untuk menyerah, namun jika ia menyerah maka kedua anaknya yang masih bersekolah pun harus ikut kena imbasnya. 

Atas alasan ini, istri Sugeng tetap bekerja untuk menyekolahkan kedua anaknya.

Rumah Yatim Cabang Pekanbaru pada Minggu (11/10/20), memberikan bantuan bahan pokok di kediaman nya.

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Rumah Yatim terhadap keluarga Sugeng yang tengah berjuang di tengah sulitnya kondisi mereka.

Sugeng dan keluarga sangat mengapresiasi penyaluran bantuan Rumah Yatim dan Donatur, mereka menyampaikan bahwa bantuan ini dapat meringankan beban mereka di tengah kondisi sulit ini.

"Alhamdulillah, terima kasih saya haturkan kepada Rumah Yatim dan Donaturnya, semoga apa yang telah di berikan pada saya dijadikan pahala yang berlipat ganda oleh Allah SWT," ucap Sugeng.

Masih ada jutaan keluarga dhuafa lainnya yang menunggu kemurahan hati dan kepedulian kita,inginkah beban akhirat kita diringankan Allah kelak ?

#pejuangkebaikan, ini saatnya kita meringankan beban sesama, dengan membantu kelangsungan hidup mereka. Kamu bisa bantu melalui rekening donasi berikut :

BCA       : 220 139 8888
Mandiri  : 1720 000 384 125
An Yayasan Rumah Yatim Arrohman.  Legalitas klik Ini.