Boyamin Saiman Kembalikan Uang Ke KPK

Boyamin Saiman Kembalikan Uang Ke KPK

Jakarta - Saya berkehendak menyerahkan sejumlah uang kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). uang itu agar kiranya untuk diperlakukan sebagai gratifikasi dqn kemudian uang tersebut hendaknya diserahkan kepada negara, demikian tulis surat Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI)  Boyamin Saiman, Minggu (4/10/20) malam.

Jelas Boyamin, uang sebesar S$ 100 ribu itu diduganya adalah pemberian terkait perkara Djoko Tjandra.

Lanjut Boyamin bahwa pada 21 September 20 lalu, beberapa orang memberikannya uang berbentuk dolar Singapura senilai100 ribu S$ yang diduga terkait dengan kasus Djoko.

Dia mengaku telah menolak uang tersebut. Namun, sejumlah orang tersebut justru menaruh uang tersebut ke dalam tas Boyamin.

"Pada sisi lain, saya tidak mampu mengembalikan uang tersebut kepada pemberi awal," ucap Boyamin.

Boyamin pun berharap KPK bisa menerima uang tersebut dan mempergunakannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Saya memahamkan diri menjalankan tugas membantu negara dalam bentuk peran serta masyarakat memberantas korupsi sehingga merasa tidak berhak untuk menerima uang tersebut," kata dia.

Jauh sebelunnya Boyamin pernah *digoda" dengan dana hibah Pemerintah Kota Balikpapan dalam anggaran tahun 2019 senilai Rp 500 juta.

Koordinator MAKI, ini juga mengaku sebenarnya dana yang ditawarkan cukup menggiurkan, namun ditanya apakah dirinya mau mencairkan uang tersebut di mengaku menolak.

Meski begitu ia menyampaikan terima kasih atas penghargaan Pemkot terhadap kinerja MAKI tersebut.

"Tak tanggung-tanggung, "godaannya" mas nilainya sebesar Rp 500 juta," ketika dikonfirmasi, sebelumnya.

*Semoga uang pemberian orang itu bisa bermanfaat," Pungkasnya.**