Seorang Buruh Bangunan Diciduk Satresnarkoba Polres Rohil, Saat Transaksi Sabu Digerbang Hotel Bestari Bagan Batu

Redaktur Rohil
Share :
seorang-buruh-bangunan-diciduk-satresnarkoba-polres-rohil-saat-transaksi-sabu-digerbang-hotel-bestari-bagan-batu

Ujung Tanjung (Rohil)  - Apa mau dikata, niat mencari keuntungan dari transaksi sabu, seorang buruh bangunan Asal Kota Bagan Batu, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau F. Saragih Alias Frans (27) tak berkutik saat diciduk Satnarkoba Polres Rokan Hilir, Minggu, 09 Februari 2020, sekira pukul 23.50 wib.

Pelaku diciduk saat didepan Gerbang Hotel Bestari Kelurahan Bagan Batu Kota Kecamatan Bagan Sinembah. Sedangkan teman pelaku berhasil kabur dari tangkapan polisi.hasilnya, untuk kasus ini hanya satu orang dijadikan tersangka.

Dari informasi yang diperoleh, penangkapan terhadap pelaku F. Saragih Alias Frans berawal saat Tim Satres Narkoba Polres Rokan Hilir mendapatkan informasi dari masyarakat yang dipercaya , bahwa di Hotel Bestari Kelurahan Bagan Batu Kota akan ada  transaksi narkoba jenis sabu.

Setelah dilakukan penyelidikan disekitar lokasi. Tim Opsnal yang dipimpin Kanit 1 IPDA Reymon Basir, SH bersama team opsnal langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku dan melakukan penggeledahan diseluruh pakaian dan badan pelaku yang disaksikan ketua RT setempat.

Hasilnya, ditemukan karton obat nyamuk merk nomos yang setelah di buka berisikan 1(satu) bungkus plastik bening yang di dalamnya berisi cristal bening (sabu).selanjutnya pelaku diamankan ke Mapolres Rokan Hilir guna penyelidikan lebih lanjut.

Kapolres Rokan Hilir AKBP Muhammad Mustofa S.IK,MH melalui Kasatnarkoba AKP Herman Pelani SH langsung membenarkan penangkapan pelaku tersebut, bahwa pelaku F. Saragih Alias Frans ini merupakan salah satu pengedar narkotika jenis sabu di wilayah kecamatan bagan sinembah.ucapnya

“ Dari pelaku, kita berhasil mengamankan barang bukti berupa 1(satu) bungkus plastik bening yang didalamnya cristal bening (sabu) dengan berat kotor : 144,98 gram serta 1 (satu) unit hp merk nokia milik pelaku," ujarnya kepada wartawan, Senin (10/2).


 

 

Berita Terkait

Share:
Komentar Via Facebok :