Warga Rumbai Minta Lokasi Pembakaran Ban Jadi BBM Diusut

Admin
Share :
warga-rumbai-minta-lokasi-pembakaran-ban-jadi-bbm-diusut

Kabar Hukum - Kegiatan penyulingan Bahan Bakar Minyak yang katanya dari ban mobil bekas dalam pabrik di pedalaman Rumbai Pesisir, Rumbai, Pekanbaru, Riau, minta diusut warga, karena diduga lokasi itu diduga dijadikan sebagai tempat penyulingan minyak mentah menjadi Bahan bakar Minyak BBM.

"Kita minta  Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda Riau, melakukan infestigasi mendalam kelapangan guna membuktikan kegiatan yang diduga ilegal itu," kata warga Rumbai, Manik P, Jumat (29/11/19).

Kegiatan penghasil BBM tersembunyi ini menurut Manik sudah beroperasi lama dimana asap pembakaran ban itu sangat meresahkan warga, sebab aktifitas pembakaran ban yang kerap dilakukan pada malam hari itu mengeluarkan asap hitam pekat sehingga warga sesak nafas. 

"Kalau malam kami sesak nafas karena asap pembakaran ban dalam lokasi itu, bahkan kalau bangun pagi hidung kami dan warga sekitar lokasi pembakaran ban itu hitam," katanya.

Dikatakannya, entah apa kegiatan didalam lokasi gudang yang sangat luas teresebut selama hingga dijaga ketat, sebelumnya warga menyebut itu gudang "Siluman" apalagi gudang itu jalan masuk kelokasi itu sangat ketat dikawal preman.

"Sekali-sekali terlihat truk sarat muatan ban bekas masuk lokasi gudang pembakaran itu dan kadangkalan keluarnya diduga membawa BBM. Penjaganya garang-garang jadi kami para warga disini takut mendekat. Tidak tahu apa yang dibakar mereka didalam lokasi itu terutama pada malam hari," kata dia.

Atas permintaan warga ini beberpa hari lalu warga melihat rombongan memasuki lokasi dengan berpakaian rapi warna putih, diduga mereka dalah pihak kepolisian.

Diwancara salah seorang yang diduga pekerja dilokasi itu mengaku malah mereka diperintahkan membakar ban agar rombongan segera keluar dari pekarangan gudang tersebut karena dipastikan akan sesak nafas.

Hingga berita ini dilansir belum diketahui siapa rombomgan yang beranti masuk gudang yang dijaga preman tersebut, warga berharap pihak Polda Riau segera mengungkap kegiatan tertutup tersebut.**Jho


 

 

Berita Terkait

Share:
Komentar Via Facebok :