AMR Salurkan Donasi #RiauMelawanAsap ke Siswa

AMR Salurkan Donasi #RiauMelawanAsap ke Siswa

Kabar Sosial - Awak Muda Riau (AMR) bersama dengan sebelas komunitas/organisasi lainnya yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Sadar Api Riau mengadakan kegiatan penyerahan hasil donasi #RiauMelawanAsap.

"Berkaitan dengan itu, kami ingin meminta bantuan kerjasamanya untuk mempublish press release kegiatan tersebut," tulis rilis melalui kordinator Awak Muda Riau (AMR), Dicky Adra, Minggu (27/10/19).

Sedikit informasi yang disampaikan,  komunitas pemuda yang berdiri pada tahun 2016 dengan tujuan menghubungkan pemuda Riau dimanapun berada untuk berkontribusi dan berkolaborasi bersama guna membangun Riau.

Sejumlah komunitas pemuda yang tergabung di Aliansi Pemuda Sadar Api Riau mengadakan kegiatan pembagian hasil donasi #RiauMelawanAsap kepada siswa di SDN 028 Rimbo Panjang, Kec.Tambang, Kab. Kampar, Riau.

Tercatat ada 12 komunitas yang tergabung dalam aliansi ini, diantara Awak Muda Riau, YFCC Riau, Rintara Jaya Riau, Maritim Muda Riau, KMP SITH ITB, FUKOMI, SKY, BM Masjid Nurul Ashri Jogja, Forum Negarawan Muda, ILEAD Center, IFL Pekanbaru, dan Teman Piknikmu. Dalam hal ini Aliansi Pemuda Sadar Api Riau telah membagikan 300 paket donasi yang masing-masing berisikan vitamin, madu sachet, masker, dan juga susu kepada sekitar 300 siswa SDN 028 Rimbo Panjang.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi kedua dimana sebelumnya aliansi telah membagikan donasi berupa masker N95 di simpang empat SKA dan Gramedia pada 19 September lalu. Aksi pembagian hasil donasi kedua ini merupakan bentuk kepedulian pasca bencana kepada masyarakat terkena dampak kabut asap akibat Karhutla.

Dalam kesempatan ini, Dicky Adra selaku koordinator aliansi dan pendiri dari Awak Muda Riau menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan upaya untuk mengajak banyak pihak, terutama anak muda Riau untuk bersama-sama mengawal dan berkontribusi terkait dengan bencana kabut asap Riau.

“Kami berharap aksi terkait isu kabut asap akibat Karhutla ini tidak berhenti ketika asap sudah tidak ada lagi, melainkan sampai menyasar kepada upaya pengawalan dan pencegahan agar kedepan tidak terjadi lagi Karhutla atau setidaknya dampak bagi lingkungan dan kesehatan kita besar.” tutur Dicky

Di samping itu, aliansi komunitas yang diwakili oleh Ade Surya, dari YFCC Riau, juga memberikan edukasi tentang bahaya asap dan pentingnya penggunaan masker kepada siswa dan guru sekolah tersebut.

"Hal tersebut didasari dengan kondisi dimana banyak masyarakat yang masih menganggap remeh atau terbiasa dengan kabut asap sehingga tidak menggunakan masker saat terjadi bencana kabut asap tersebut," pungkasya.**