RSPO Kembali Diingatkn
Rusak Hutan Keliling Kepung Sialang PT Adei Plantation Dikepung Warga
Kabar Lingkungan - Perusahaan asal Malaysia seperti PT Adei Plantation dinilai warga melakukan sejumlah kebohongan pasalnya perusahaan ini sebelumnya melakukan penebangan kepung Sialang di desa Nilo, Pangkalan Kuras, Pelalawan, Riau, tepatnya dalam HGU PT Adei.
Atas sejumlah kebohongan ini warga desa melakukan aksi damai didepan pabrik sawit PT Adei Plantation didesa Telayap, Pelalawan.
Erzepen selaku kordinator aksi mengatakan, ada kuburan yang ditanam sawit dan kepung Sialang didaerah itu yang dirusak sehingga warga kehilangan salah satu obat tradisional berupa madu Sialang.
"Dahulu pada tangal 24 Desemeber 1999 lalu PT Adei ini dilarang menanam sawit di kuburan itu namun dia ngotot menanami, dengan janji akan memberikan konpensasi berupa hasil panen pada warga, sampai saat ini janji tersebut bohong," kata Arzepen, Selasa (20/8/19).
Selain dilarang menanam sawit dilokasi kuburan perusahaan ini dikatakan Arzepen, juga mereka telah melarang menanam kepung Sialang tempat lebah menghasilkan Madu, namun larangan itu seperti diabaikan.
"Kami akan menuntut sampai tuntas, belum lagi masalah lain dalam pelanggaran terhadap lingkungan, dan terkait RSPO, pokoknya tunggu aja," katanya.
Dikabarkan selesai aksi demo, ada pertemuan yang di mediasi oleh Kabag Ops Daut Sianturi dan Kapolsek Ppangkalan Kuras, saat itu pihak PT. Adie Palntation tidak bisa memberikan jawaban dan putusan atas apa yang tuntut warga.
"Karena tidak sepakat, maka persoalan tersebut akan di mediasi di Polres Pelalawan, nanti sekira Jumat," pungkasnya.**







