Bonus Atlet Tinju Riau Peraih Medali Pada PON Aceh Sumut Dua Tahun Tak Ada Kepastian

Bonus Atlet Tinju Riau Peraih Medali Pada PON Aceh Sumut Dua Tahun Tak Ada Kepastian

Kabar Pekanbaru - Sejumlah atlet Riau berprestasi dan mendapatkan medali di PON XXI Aceh-Sumut 2024, sampai saat ini belum mendapatkan bonus, sampai Rabu (15/4/26).

Padahal berdasarkan Peraturan Gubernur Riau, seharusnya Pengurus Cabang Olahraga (Cabor), pelatih dan atlet yang berhasil mengharumkan nama Provinsi Riau di Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut Tahun 2024, itu wajib mendapat dana dari APBD tersebut.

Seperti Cabor Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Riau, yang pada PON Aceh-Sumut 2024 lalu menyumbangkan 1 medali emas, 1 perak dan 2 perunggu.

Hal ini terungkap dari wawancara dari salah seorang penoreh prestasi Topaz Siregar, di Kota Pekanbaru, Topaz mengatakan “sudah dua tahun setelah pertandingan sampai detik ini tidak ada kejelasan bonus yang dijanjikan Pemerintah Riau,” kata Topaz, Rabu (15/4/26).

Topaz yang merupakan alit tinju kelas welter 67 Kg berhasil meraih perunggu Pon Sumut Aceh selayaknya menerima uang prestasi dari kantor Gubri, ini senilai Rp. 80 juta tersebut sampai saat masih menunggu - menunggu tanpa ada kejelasan dari pihak Pemprov Riau.
 
“Memang 50 persen dari perjanjian Pemprov pertama sudah dibayar 40 persen, sisa dari nilai Rp. 80 juta entah sampai kapan bisa kita dapatkan,” kata prajurit TNI AU ini.

Dari hasil kemenangan atlet cabor tinju di Sumut Aceh tersebut Riau memperoleh dua perunggu, satu perak dan satu medali emas, “kalau nilainya yang dijanjikan dari medali perak Rp. 200 juta dan emas Rp. 300 juta,” katanya.

Info yang berhasil dihimpun media ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, bonus bagi atlet dan pelatih berprestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, dari Peraturan Gubernur (Pergub) yang berlaku, memang sempat terjadi polemik dan aksi protes akibat keterlambatan.

Sebelumnya Gubernur Riau, tersangka OTT KPK Abdul Wahid, dikabarkan telah menyetujui pemenuhan bonus sesuai Pergub, yang totalnya mencapai sekitar Rp. 52 miliar.

Sejumlah penggemar tinju Riau, berharap pembayaran bonus atlet tersebut tidak dibayarkan secara bertahap.**