Bara Api Berharap Tambang Emas Illegal di Inhu Dibasmi

Bara Api Berharap Tambang Emas Illegal di Inhu Dibasmi

Tambang Emas Illegal Marak di Inhu.

INHU - Viral berita tentang tambang emas di duga Ilegal  di Kabupaten Indragiri hulu (Inhu) Riau, mendorong teakai dari DPC LSM Bara Api Inhu.

Fitri Ayomi sebagai  Ketua  ,DPC LSM Bara Api Kabupaten Indragiri Hulu Jum,at (11/Juli) pekan kemarin 'meminta' kepada Kapolres Indragiri Hulu untuk membasmi secepatnya tambang emas ilegal (PETI) di Inhu.

Selain itu, Fitri Ayomi juga meminta kapolda Riau  serius membasmi tambang tambang mas ilegal baik di darat maupun di sepanjang aliran sungai indra giri, melalui Kapolres Indragiri Hulu.

Sebab menurutnya PETI dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dan runtuhnya jalan pemda  seperti di desa pekalongan dan desa pasir Kelampaian yang ada di pinggiran sungai Indragiridan mengganggu ketertiban masyarakat Kegiatan ilegal ini juga dapat merugikan negara dan masyarakat sekitar.

Kami berharap Bapak Kapolres Indragiri Hulu berkenan membasmi PETI termasuk menangkap pengempul. Jika PETI tidak dibasmi dapat menyebabkan kerusakan lingkungan Ekosistim yang lebih parah dan mengganggu ketertiban masyaraka," sebutnya.

Ayomi mendiga aktivitas tambang emas di duga Ilegal semakin pesat di Kecamatan Batang pranap, kecamatan Peranap, kecamatan sungai Lala ,Kecamatan Kelayang dan kecamatan Pasir Penyu karena petugas belum melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku tambang emas ilegal meskipun telah banyak laporan dan pemberitaan tentang masalah ini.

"Atau jangan jangan ada kesengajaan pembiaran oleh instansi terkait, baik Dinas Lingkungan Hidup mau pun aparat penegak hukum(APH)," Ayomi curiga.

Diterangkan lagi, informasi masyarakat yang di himpun wartawan ada beberapa orang pemodal yang membiayai PERI. Diantaranya bujang omeh yang bertempat tinggal di jalan lintas timur Japura dan pemodal Bujang Omeh membuat kaki tangannya beberapa orang di setiap kecamatan untuk menampung Emas tersebut. Diantaranya inisial Budi, Atan dan insial Nar. (rilis).