Di Hari Koperasi Indonesia Ke - 78, Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Petisah Tengah Kota Medan Mengundurkan Diri
Photo : Syaiful Ketua Koperasi Merah Putih Kelurahan Petisah Tengah Kota Medan Mengundurkan Diri
Kabar Medan - Tercatat momen peringatan penting di tanggal 12 Juli tahun 2025. Di skala nasional ada Hari Koperasi Indonesia.
Namun awak media mendapat Informasi di saat Hari Koperasi Indonesia, Ketua Koperasi Merah Putih Indonesia Petisah Tengah mundur dari Jabatannya sebagai Ketua
Baca Juga :
Syaiful mengatakan bahwa memang benar dirinya mengundurkan diri dari Koperasi Merah Putih
"Iya, Abang sekarang kerja, Takut nggak bisa fokus menjalankan koperasi jadi lebih baik Abang mundur, salnya Abang jaga nama baik kelurahan, klau Abang nggak bisa fokus nanti jelek nama kelurahan, harus kita jaga jugakan nama kelurahan kita, jadi Abang ambil keputusan lah," ungkapnya, Jum'at (11/7/2025)
Rahmadsyah Warga Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah terkejut mendengar mundurnya Saiful sebagai Ketua Koperasi Merah Putih padahal dirinya sudah membangun komunikasi bagaimana kedepannya koperasi Merah Putih bisa menjadi Soko guru perekonomian di kelurahan Petisah Tengah di saat sulit dan sempitnya perekonomian masyarakat.
"Terkejut juga saya bang, kok bisa mundurlah bang Syaiful," katanya.
Berdasarkan Informasi yang di himpun awak media bahwa Peringatan tersebut tentunya memiliki keunikan tersendiri. Seperti apa sejarah dan keunikan tersebut? Simak ulasan selengkapnya berikut ini!
Hari Koperasi Indonesia
Hari Koperasi Indonesia atau yang disingkat HKI adalah perayaan nasional di Indonesia yang diperingati setiap tahunnya pada tanggal 12 Juli. Tahun 2025 ini merupakan peringatan HKI yang ke-78.
Setiap tahunnya, terdapat tema khusus yang diangkat untuk memperingati momen tersebut. Mengutip dari laman Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), tema Harkop 78 yang diangkat tahun ini adalah "Koperasi Maju Indonesia Adil Makmur".
Disadur dari laman Wukirsari Kabupaten Sleman, cikal bakal koperasi di Indonesia dimulai pada tahun7 1896. Ialah R Aria Wirjaatmadja, seorang patih dari Purwokerto yang merintis konsep koperasi.
Gerakan koperasi kemudian terus berjalan dan dijadikan alat perjuangan oleh Budi Utomo serta Serikat Dagang Islam untuk memperbaiki kehidupan rakyat.
Kemudian, pada masa pendudukan Jepang dibentuklah Koperasi di Indonesia. Sayangnya pada saat itu keberadaan koperasi digunakan untuk mengeruk keuntungan dan menyengsarakan rakyat.
Barulah setelah kemerdekaan, pergerakan koperasi di Indonesia mengadakan Kongres Koperasi untuk pertama kalinya. Kongres tersebut dilaksanakan di Tasikmalaya, Jawa Barat pada 12 Juli 1947.
Ada beberapa keputusan penting yang dihasilkan dari kongres tersebut, di antaranya mendirikan Sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia (SOKRI), menetapkan gotong royong sebagai asas koperasi, menetapkan 12 Juli sebagai Hari Koperasi Nasional. Sejak saat itu, Hari Koperasi Indonesia terus diperingati setiap tahunnya.**







