Taman Malibu Indah Medan Polonia Seperti "Negara Dalam Negara", Satpam Arogan, Minta Dewan K3 Sumut Dan Kepolisian Usut Perizinannya
Photo : Taman Malibu Indah
Kabar Medan - Amatan awak media Perumahan Taman Malibu Indah seperti "negara dalam negara", perumahan mewah ini memiliki aturan, fasilitas, dan sistem pengelolaan tersendiri yang terpisah dari lingkungan sekitarnya. Ini menciptakan rasa otonomi dan identitas unik bagi penghuni perumahan mewah tersebut.
Tampak pengunjung komplek harus meninggalkan KTP kalau masuk ke perumahan Mewah tersebut
Baca Juga :
Awak media mempertanyakan mengapa perumahan bisa terasa seperti "negara dalam negara", sehingga seperti eksklusif, bahkan awak media kesulitan sekali menjumpai pihak paguyuban atau pengelola, serta manajemen perumahan.
Perumahan sepertinya memiliki sistem keamanan sendiri, seperti pos satpam, kamera pengawas, dan petugas keamanan yang menjaga perumahan. Hal ini memberikan rasa aman dan nyaman bagi penghuni, tetapi juga bisa menciptakan batasan dengan lingkungan luar.
Awak media sempat adu mulut dengan satpam yang terkesan arogan hingga awak media mempertanyakan SOP pengaman di komplek tersebut
Awak media juga mempertanyakan Satpam atau satuan pengamanan (satpam) Taman Malibu Indah diwajibkan memiliki sertifikat dari Polri, yang dikenal sebagai Sertifikat Gada Pratama, untuk dapat bekerja secara resmi. Sertifikat ini menunjukkan bahwa satpam telah mengikuti pelatihan dasar keamanan dan memiliki kompetensi yang diperlukan untuk melaksanakan tugasnya.
Awak media juga mempertanyakan Satpam Taman Malibu Indah (satuan pengamanan) yang bekerja di bawah naungan perusahaan atau instansi, umumnya harus melalui Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) yang memiliki izin resmi dari kepolisian.
Seluruh pertanyaan awak media di jawab dengan kearigansian dan pengusiran oleh satpam.
Rahmadsyah Aktifis yang tergabung dalam Mimbar Rakyat Anti Korupsi Sumatera Utara mengatakan jangan ada perumahan mewah seperti negara dalam negara dan meminta Dewan K3 Sumut dan Pihak Kepolisian mengusut Pengelolaan Satpam Taman Malibu.
"Mengerikan dah kayak negara dalam negara, sehingga awak mediapun di perlakukan arogan oleh satpam tak bisa di berikan hak peliputan," pungkasnya, Kamis (3/7/2025).**







