Terkait LP "Mangkrak" Aliansi Masyarakat Peduli Jurnalis Akan Berikan Kue Tar Di HUT Bhayangkara Di Polrestabes Medan
Photo : HUT Bhayangkara Tahun 2025
Kabar Medan - Aliansi Masyarakat Peduli Jurnalis (AMPELIS) akan menyerahkan Kue Tar pada saat Hari Ulang Tahun Bhayangkara 1 Juli 2025 di Polrestabes Medan terkait Mangkraknya Laporan Habib seorang Jurnalis yang hingga saat ini pelaku yang di laporkan adalah Oknum Kepolisian yang hingga saat ini belum di tangkap dan sidang kode etik.
Aliansi Masyarakat Peduli Jurnalis Kota Medan menyesalkan dan meminta Polri bertanggungjawab atas terjadinya dugaan insiden kekerasan oleh seorang oknum polisi kepada Habib seorang Jurnalis dengan Nomor STTLP. /B/1071/VIII/2024/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA.
"Insiden seperti ini kenapa harus terulang, sangat disesalkan. Teman-teman pers sedang menjalankan tugas kok mengalami kekerasan bahkan di lakukan oleh oknum kepolisian yang sebenarnya adalah mitra kepolisian, Aliansi Masyarakat Peduli Jurnalis sangat yakin tidak ada itikad lain, selain menunaikan tugas, dan semestinya itikad ini bisa dipahami dan dihormati. Sehingga tidak perlu ada tindakan kekerasan," ungkap Rahmad di dampingi Habib yang merupakan Kordinator Aliansi Masyarakat Peduli Jurnalis, Sabtu (28/5/2025)
Rahmad juga uga mendesak Polri untuk bertanggungjawab dan memproses oknum yang terlibat dalam insiden tersebut sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Baca Juga :
"Aliansi Masyarakat Peduli Jurnalis akan meminta Polri bertanggung jawab atas insiden tersebut. Oknum yang bersangkutan harus diproses sesuai prosedur secara transparan. Sekaligus, insiden ini juga harus menjadi bahan koreksi agar di masa mendatang tidak terulang," ujarnya.
Aliansi Masyarakat Peduli Jurnalis terus berkomitmen untuk menjalankan tugas jurnalisme secara profesional dan objektif. Sebagai voice of nation, kata Irfan, Antara akan semaksimal mungkin bisa melayani masyarakat dengan baik.
"Karena itu, kami meminta kepada Polri juga pihak lain, bisa membantu terlaksananya tugas tersebut dalam kondisi apapun. Kami sangat yakin, apabila semua pihak bisa saling memahami dan menghormati tugas masing-masing dengan baik, masyarakat akan sangat terbantu," tutur Rahmat yang juga tergabung dalam
Federasi Serikat Pekerja Penerbitan Percetakan Media Informasi FSP -PPMI Kota Medan, SPSI AGN yang Ketumnya merupakan penasehat Kapolri
Sementara itu Habib yang menjadi korban dugaan insiden kekerasan tersebut buka suara soal insiden yang dialaminya saat meliput dirinya berharap Kapolrestabes Medan segera menangkap pelaku dan di tindak tegas.
"Laporan sudah hampir setahun, namun hingga saat ini pelaku masih bebas berkeliaran tanpa ada di berikan sangsi apapun, ada apa dengan laporan saya," pungkasnya.**







