Appsindo Millenial Akan Menggeruduk Kantor Walikota Medan, Minta Plt Dirut Dan PUD Pasar Di Copot

Appsindo Millenial Akan Menggeruduk Kantor Walikota Medan, Minta Plt Dirut Dan PUD Pasar Di Copot

Photo : Kerusakan di Pusat Pasar Kota Medan.

Kabar Medan - Besok di pastikan DPD APPSINDO MILENIAL KOTA MEDAN akan menggeruduk pemko Medan untuk meminta walikota Medan mencopot plt Dirut dan direktur operasi PUD Pasar Kota Medan yang di anggap tidak becus menjalankan tupoksinya sebagai representasi walikota Medan dalam menjalankan BUMD milik Pemko Medan.

" Ya bang, kami besok akan melaksanakan aksi unjuk rasa di pemko Medan meminta plt Dirut dan direktur operasi PUD Pasar di copot karena banyak menuai permasalahan baik eksternal dan internal," kata Dedi Harvisyahari selalu pimpinan aksi, Senin (23/6/2025)

Lanjut Dedi mengatakan, Ini kami lakukan karena pedagang hanya di berikan Nina Bobo untuk perbaikan pasar, kan dapat kita liat kondisi pasar tradisional di kota Medan.

"Khususnya Pusat Pasar, sama sekali terkesan kotor dan kumuh, sementara kewajiban sudah di laksanakan oleh pedagang dengan membayar kontribusi kepada PUD Pasar Kota Medan, mana uang untuk perbaikan pasar?," ujar Dedi lagi.

Dedi juga mengatakan bahwa Ini tentu menjadi pertanyaan publik dengan tidak mampunya direksi terutama plt Dirut dan Dirops PUD Pasar menjalankan amanah dari pemko Medan dalam hal ini Walikota Medan.

"Kita lihat bersamalah seperti pusat pasar, pasar Sukaramai, pasar Marelan dan pasar yang lain, semakin tergerus akibat tidak ada perhatian dari jajaran direksi PUD Pasar Kota Medan, ini tentunya sebagai catatan hitam dalam perjalanan direksi PUD Pasar yang ada sekarang ini, dan kita minta kepada pemko Medan jangan lagi memilih orang orang yang gagal ini untuk menggawangi perusahaan milik daerah pemko Medan," katanya.

Terkait hasil pertemuan kami dengan asisten umum dan sekretaris badan pengawas dan plt Dirut tertanggal 16 Juni 2025 di pemko Medan kami anggap OMON OMON semata karena sampai saat sekarang tidak ada tindak lanjutnya dan kami duga itu sebatas seremonial semata karena setelah pertemuan kami dengar mereka makan bersama di salah satu rumah makan terkenal di Medan.

"Satu hal yang harus kita garis bawahi adalah semenjak di daulat menjadi pelaksana tugas Dirut PUD Pasar Kota Medan menggantikan Suwarno,SE , ternyata banyak terjadi permasalahan baik di internal maupun eksternal, ini artinya memang tidak ada konsep yang dapat menyelesaikan permasalahan malah semakin membuat malu walikota Medan semata," tegas Dedi Harvisyahari yang juga ketua DPD Appsindo Milenial Kota Medan.

Dan rusaknya PUD Pasar Kota Medan tidak terlepas dari adanya dugaan oknum badan pengawas yang kabarnya juga memasukkan karyawan di ruang lingkup perusahaan, sehingga membuat beratnya perusahaan dalam mengatur keuangan.

"Dan kita sudah mendapatkan info tersebut dari berbagai sumber , sehingga mati matianlah di bela direksi Abal Abal ini yang akhirnya pesan pedagang hanya sampai di rumah makan dan bukan di meja sekda maupun walikota Medan," pungkasnya.**