Di Duga Abai K3, Percuma Apel K3 Di Dinas SDABMBK Kota Medan, Dewan K3 Sumut Jangan Jadi Macan Ompong
Photo : Apel K3 Rico Waas Walikota Medan.
Kabar Medan - Berdasarkan hasil Investigasi Tim Media banyak di temukan pelanggaran K3 yang di lakukan oleh Pelaksana Proyek Dinas SDABMBK Kota Medan.
Seperti halnya di temukan Para pekerja Proyek pekerjaan drainase milik Dinas SDA BMBK Kota Medan Provinsi Sumatra Utara yang berlokasi di Jalan Kelambir Lima Tanjung Gusta Medan Helvetia terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) sebagaimana yang diwajibkan dalam aturan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Baca Juga :
Hal ini tentu sangat berisiko terhadap keselamatan para pekerja dan menyalahi aturan ketentuan ketenaga kerjaan.
Mengingat proyek ini menggunakan anggaran Negara dan seharusnya diawasi dengan ketat,
Begitu juga dengan Proyek di Sunggal, pekerjanya di duga Abai K3.
"Kami tidak menemukan adanya petugas P2K3 di lapangan, bahkan mandor proyek tidak menggunakan APD kelengkapan K3," ungkap Rahmad Aktifis yang tergabung dalam Persatuan Buruh Peduli K3, Senin (17/6/2025)
Rahmad juga mengatakan bahwa dirinya sering mendengar Dinas SDABMBK Kota Medan Apel K3.
"Percuma saja apel K3, apalagi pernah apel di pimpin Walikota Medan terkait kecelakaan kerja operator Crane yang tewas karena Abai K3," katanya.
Dirinya juga meminta Dewan K3 Sumut untuk mengumumankan hasil pulbaket (Pengumpulan Bahan Keterangan) terkait Kecelakaan kerja di Dinas SDABMBK Kota Medan yang menyebabkan operator Crane tewas.
"Terlalu banyak pelanggaran K3 di dinas SDABMBK Kota Medan, Dewan K3 Sumut jangan jadi macam ompong di bawah kepemimpinan Plt Kadisnaker Sumut yang rangkap jabatan menjadi Kasatpol PP Kota Medan," pungkasnya.**







