Haru, Sertijab KPR Rutan Rengat Diiringi Isak Tangis

Haru, Sertijab KPR Rutan Rengat Diiringi Isak Tangis

Sertijab KPR Rutan Rengat Diwarnai Penyerahan Cenderamata Dari Ka Rutan

INHU - Isak tangis menghiasi perpisahan Kepala kesatuan pengamanan Rutan (KPR) Kelas II B Rengat, Wan Badai Rezwanda digantikan Roby Christian Hutasoit, momentum mengharukan itu terjadi di acara pisah sambut dan serah terima jabatan yang di gelar di Aula Rutan Rengat, Rabu (28/5). 

Dalam sambutannya, Badai menyebutkan, dalam 10 tahun berdinas di Rutan Rengat tentunya menyimpan kisah kasih yang menyentuh di dalam hatinya dan tentunya itu menjadi kesan dan pembelajaran yang bermakna dalam karirnya di institusi Kemenkumham. 

"Untuk jabatan KPR saya sudah mengemban 3 tahun kurang dua bulan tentunya ini merupakan pencapaian, yang luar biasa dalam saya meniti karir," ujar Badai. 

"Dengan jumlah total masa pengabdian nyaris 10 tahun berdinas kiranya bentuk pengabdian ini menjadi contoh yang baik kepada rekan-rekan yang tinggal di Rutan Rengat, terlebih-lebih lagi dalam mengedepankan rasa kekeluargaan antar sesama pegawai," ujar Badai. 

Ditempat yang sama KPR yang baru, Roby Christian Huta Soit, menyempaikan, proses mutasi antar lingkungan kemenkumham merupakan sesuatu hal yang lumrah. Dirinya juga berharap agar hubungan yang baik tentunya harus selalu berjalan baik. 

"Saya terharu melihat kekeluargaan yang terbangun saat ini. Kendati demikian itu merupakan sesuatu hal yang baik," ujarnya. 

"Saya juga berharap dengan pelantikan ini hubungan harmonis antar sesama pegawai terus terjalin, terlebih lagi saya berharap agar teguran juga mengalir kepada saya tanpa terkecuali karena teguran bagi saya itu merupakan bentuk tanda kepedulian," harapnya. 

Terakhir Kepala Rutan Rengat, Ridar Firdaus Ginting, menyebutkan, dinamika organisasi itu hal yang biasa dan merupakan rotasi jabatan yang umum, kendati demikian tetaplah berbuat baik dalam segala pekerjaan yang kita emban. 

"Kelak saya juga akan di mutasi namun di manapun saya bertugas saya akan memberikan yang terbaik oleh sebab itu memberikan yang terbaik untuk organisasi harga mati tidak untuk kepentingan pribadi. Nah, sekiranya ini menjadi moto yang sama bagi adik-adik yang mengemban tugas saat ini," ujarnya. 

"Indah rencana mu tuhan, ini amanah harus kita pegang teguh, dengan mengedepankan Tuhan akan membawa kita ke arah yang baik, pesan saya selamat bertugas di tempat yang baru pertemuan akan ada perpisahan dan tetaplah berbuat baik dan tetap semangat dengan maksimal mungkin," ujarnya. (Jas).