Tingginya Kesenjangan Sosial Antar Wartawan Di Sekretariat DPRD Kota Medan, Anggaran Miliaran Rupiah Advertorial, Kliping Koran Jadi Sorotan 

Tingginya Kesenjangan Sosial Antar Wartawan Di Sekretariat DPRD Kota Medan, Anggaran Miliaran Rupiah Advertorial, Kliping Koran Jadi Sorotan 

Photo : Rahmadsyah Jurnalis.

Kabar Medan - Kuli Tinta atau Pekerja Pers adalah bagian penting dari masyarakat yang berperan dalam menyampaikan informasi, melakukan pengawasan, dan memperjuangkan keadilan. Mereka perlu dilindungi dan diberikan dukungan agar dapat menjalankan tugas mereka dengan baik, sesuai dengan kode etik jurnalistik dan peraturan perundang-undangan. 

Rahmadsyah Aktifis yang juga jurnalis yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Penerbitan, Percetakan & Media Informasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP.PPMI.SPSI) Kota Medan, bahkan aktif dalam beberapa lembaga Control Sosial mengatakan bahwa Wartawan dididik untuk selalu curiga, berani menyangsikan apa pun, selalu mempertanyakan semua hal, dan tak mudah percaya dengan orang lain. Kondisi ini pada akhirnya juga akan memengaruhi mental mereka.

"Norma Hilton dari Universitas Toronto, Kanada, yang terbiasa meliput masalah kriminal, dalam tulisannya di The Conversation, 26 Januari 2023, menyebut wartawan dilatih untuk bersikap obyektif dan netral. Jadi, mereka bisa melaporkan peristiwa tanpa melibatkan emosinya meski kejadian itu sejatinya mengganggu jiwanya," ungkapnya, Rabu (21/5/2025)
 
Lanjut Rahmad mengatakan bahwa berdasarkan informasi yang di himpun dari berbagai sumber bahwa Sekretariat DPRD Kota Medan dinilai tidak informatif dan tidak mengindahkan prinsip Keterbukaan Informasi Publik. Dalam hal ini Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Medan, Ali Sipahutar, disebut sebagai sosok yang belum menunjukkan komitmen terhadap transparansi dan keterbukaan kepada publik, dirinya mengkritik keras sikap Sekwan DPRD Kota Medan yang tidak merespons permintaan konfirmasi wartawan terkait anggaran Kliping Berita Media Online,
Adventorial untuk Media, online dan cetak, jasa pembuatan kliping media harian yang jumlahnya fantastis miliaran rupiah

“Dalam negara demokrasi, informasi bukan sekadar kebutuhan, tetapi juga merupakan hak dasar warga negara, kita minta ada transparansi anggaran di Sekretariat DPRD Kota Medan,' katanya.

Lanjut Rahmad mengatakan di satu sisi Sekretariat DPRD Kota Medan menganggarkan Anggaran yang cukup besar untuk Advertorial, kliping koran media online dan cetak di sisi lain ada kesenjangan antara sesama wartawan.

"Kita lihat ada kesenjangan sosial yang tinggi antar wartawan, yang dekat sama pejabat itu yang sejahtera sedangkan ada wartawan yang masih begitu sulit kehidupannya karena tidak ada kedekatan dengan pejabat," katanya.

Rahmad juga mengatakan Bahkan dirinya pernah di usir Satpam saat mau melakukan peliputan di Sekretariat DPRD Kota Medan dengan alasan tidak terdaftar di Unit DPRD Kota Medan.

"Kesenjangan antar sesama Jurnalis ini sepertinya di ciptakan oleh Sekwan dan antek anteknya, dan ini harus di sikapi oleh Walikota Medan," pungkasnya.

Berdasarkan Informasi yang di himpun awak media, ini adalah Rincian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat DPRD Kota Medan
Tahun Anggaran 2023:

Kliping Berita Media Online Rp.807.300.000,-
Adventorial untuk Media Rp. 960.000.000,-
Pengadaan Laptop 11 unit Rp 356.895.000,-
Matras Karate (1 set) Rp.40.000.000,-
Pemeliharaan alat Fitness Rp.100.000.000,-
Penataan Kamar Mandi Gedung DPRD Kota Medan Rp.200.000.000,-
Penataan Rooftop Rp.2.000.000.000,-
Tahun Anggaran 2024:

Advertorial media online Rp.870 juta;
Advertorial media cetak Rp 1.275.000.000;
Jasa pembuatan kliping media harian Rp 192 juta;
Langganan majalah Rp 222 juta;
Langganan surat kabar Mingguan Rp 130 juta;
Biaya berlangganan surat kabar harian Rp 675.300.000;
Jasa pembuatan kliping media Rp 126 juta;
Jasa pembuatan kliping media Rp 612.300.000;
Pemberitaan surat kabar Rp 600 juta;
Tong sampah (30 buah) Rp 48.juta;
Matras karate (2 set) Rp 40 juta;
Pemeliharaan alat fitnes Rp 100 juta;
Belanja sewa meubel Rp 874.000.000;
Berlangganan surat kabar harian Rp 675.300.00;
Pemeliharaan alat fitnes Rp 100 juta;
Rehab meubelair Rp 200 juta;
Sewa meja Rp 338.400.000;
Sewa kursi + cover Rp 4.363.968.000;
Sewa bunga hidup Rp 175.020.000;.**