Melawan Pembuktian Polda Riau Junaid Dikabarkan Provokasi Warga, Pondok dan Bibit Mandala Foundation Dirusak

Melawan Pembuktian Polda Riau Junaid Dikabarkan Provokasi Warga, Pondok dan Bibit Mandala Foundation Dirusak

Kabar Kampar - Sekitar 200 orang massa dari warga Batu Gajah, Kampar, mendatangi Pondok Mandala Foundation, usai diduga  provokasi oleh Kepala Dusun. Mereka merusak tanaman penghijauan DAS dan Pondok NGO, pada Selasa (20/5/25) malam ini.

Amukan massa ini dipicu usai Ditreskrimsus Polda Riau, melakukan kunjungan terkait pemeriksaan Mantan Kepala Desa (Kades) Batu Gajah, dan tiga lainnya (Bejo Rianto, Wira Kusuma) di Panggil Polda Riau karena dilaporkan menerbitkan surat dalam kawasan PT PSPI. 

Saat ini diduga terprovokasi karena dihembuskan isyu  lahan yang diperjualbelikan Mantan Kades (petak 9000 konservasi PT PSPI) yang dikuasai warga akan diambil alih pemerintah setelah plang Satgas PKH menancap di lahan konservasi PSPI yang ditanam oleh PTPN IV tersebut.

“Saya dengar mereka (Junaidi dan kawan - kawan) yang memprovokasi warga untuk melawan pemanggilan Ditreskrimsus Polda Riau, infonya warga diprovokasi seolah - olah NGO akan menanam kayu di lahan konservasi PSPI yang dikuasai warga itu,” katanya, saat ini pondok penghijauan diserang warga,” kata Ketua Mandala Foundation, Tommy Freddy Simanungkalit, SH, MH.

Untuk informasi kepada warga yang memiliki lahan yang sudah mendapat bagian dari Junaid, kata Tommy tak akan pernah diganggu.  

“Saya dengar dari warga Batu Gajah, Junaid dan anaknya Fauzi menguasai batang sawit PTPN IV dalam lahan konservasi PT PSPI lebih dari 22 hektar, mungkin inilah yang ditakutkan akan ditanam kayu,” katanya.

Dari bukti dikumpulkan di lapangan Junaid diduga memanfaatkan kewenangannya memberikan lahan PTPN kepada warga yang mengusulkannya menjadi Kepala Desa.

“Jadi kami minta Polda Riau secepatnya menetapkan status Junaid dan kroninya,” kata Ketua Mandala yang komit menghijaukan lahan kritis di Riau, Selasa (20/5/25).

Kemudian terkait pengrusakan Pohon dan Pondok Mandala Foundation, kalau tak ada aral melintang besok akan membuat laporan ke Polsek Tapung.**