KSP3 Nias Beri Dukungan Untuk Bank Sumut Dalam Program Gepatin

KSP3 Nias Beri Dukungan Untuk Bank Sumut Dalam Program Gepatin

Photo : KSP3 Bias

Kabar Medan - Terkait Program Bank Sumut, yaitu Gerakan Tanam Pisang Kepok Nias (Getapin), bertujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen melalui teknik budidaya yang baik, mendapat dukungan dari Koperasi Simpan Pinjam Pengembangan Pedesaan (KSP3) Nias.

"Kami KSP3 Nias Beri Dukungan Untuk Bank Sumut Dalam Program Gepatin," ungkap Ketua KSP3 Nias,    Adilwan Gea, S.Pd     

Koperasi Simpan Pinjam Pengembangan Pedesaan (KSP3) Nias adalah koperasi yang berdiri 13 Mei 1987 di Togizita Kecamatan Lolowau, Nias atau sekarang Kecamatan Hilimegai, Nias Selatan oleh seorang misionaris dari Belanda bernama Frater Amator, CM,  Biarawan Gereja Katolik Keuskupan Sibolga. Awalnya diberi nama Credit Union (CU), dan sejak 1999 berganti menjadi YPKM. Kemudian pada 20 November 2002 berganti nama menjadi KSP3 Nias.

“Saat ini anggota lebih kurang 68 ribu yang tersebar di empat kabupaten dan satu Kota Sekepulauan Nias dengan total aset mencapai Rp. 740 miliar dengan 25 kantor cabang dan satu  pusat,” kata Adilwan Gea, S.Pd     

Dijelaskannya, kepercayaan masyarakat Nias untuk bergabung ke koperasi cukup tinggi. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan jumlah anggota di setiap tahunnya. Untuk diketahui,ungkapnya,
jumlah penduduk Nias berdasarkan sensus jumlah penduduk di Kepulauan Nias tercatat lebih 900 ribu jiwa data per 2024. Tentunya potensi itu akan terus digali agar semakin banyak lagi jumlah warga masyarakat Nias yang menjadi anggota KSP3 Nias,” ungkapnya.

Menurutnya, program tersebut merupakan salah satu target KSP3 Nias, mengingat keberadaan KSP3 Nias sangat membantu usaha kecil masyarakat. Kemudian KSP3 Nias juga lebih banyak berada berada di desa, sehingga lebih dijangkau oleh masyarakat yang membutuhkan.

Dia menjelaskan, susunan Pengurus KSP3 Nias adalah, 
Ketua            : Adilwan Gea, S.Pd     
Wakil Ketua        : Fiktorrianus Harefa, S.Ag    
Sekretaris        : Asazatulo Giawa
Wakil Sekretaris    : Yustinus Mendrofa, S.E    
Bendahara        : Notafati Daeli    
Anggota        : Karman Ziliwu, S.Pd    
Anggota        : Albertha Berliana Halawa, S.Ag    
Anggota        : Asama Waruwu, S.Pd.K    
Anggota        : Faatulo Hura S.Pd    
Anggota        : K. Viktorwan Waruwu, S.Pd    
Anggota        : Yarman Bu’ulolo, SE

Sebelummya Bank Sumut bersama Pemerintah Kabupaten Nias Selatan dan Yayasan Budaya Hijau Indonesia menggelar sosialisasi dan pelatihan budidaya Pisang Kepok Nias pada beberapa waktu yang lalu. Acara ini berlangsung di Balai Pertemuan Defnas Hall, Teluk Dalam, dengan melibatkan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan petani lokal.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Tanam Pisang Kepok Nias (Getapin), bertujuan meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen melalui teknik budidaya yang baik. Peserta juga dilatih membuat eco enzym, pupuk organik, dan pestisida nabati untuk mendukung pertanian berkelanjutan.Sosialisasi dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian Nias Selatan, Ir. Norododo Sarumaha, MM dan diisi dengan narasumber dari Ketua Yayasan Budaya Hijau Indonesia Surya Yusuf, SE, MM.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pertanian Kab Nias Selatan menyampaikan apresiasi kepada Bank Sumut atas dukungan dan perhatian terhadap kesejahteraan petani pisang dan kontribusinya dalam mendukung pertanian di Kabupaten Nias Selatan.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani pisang Kepok Nias dalam menerapkan teknik budidaya yang baik, sehingga mampu menghasilkan panen berkualitas tinggi dan meningkatkan nilai ekonomi produk. 

Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk mendorong pertanian berkelanjutan melalui pemanfaatan eco enzym, pupuk organik, dan pestisida nabati, yang ramah lingkungan dan lebih efisien.

Program ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu pilar ekonomi daerah.**