dr M Fachrul Adly Siregar : "Track record Gus Farkhan tidak perlu diragukan dari segi kapasitas, kapabilitas dan prestasi"

Ketua DPD BMI Sumut Yakin Sosok Gus Farkhan Layak Sebagai Utusan Khusus Presiden Untuk Bidang Keagamaan

Ketua DPD BMI Sumut Yakin Sosok Gus Farkhan Layak Sebagai Utusan Khusus Presiden Untuk Bidang Keagamaan

Photo : Pengurus BMI Demokrat Sumut.

Kabar Medan – Pengunduran diri Gus Miftah dari jabatan utusan khusus presiden untuk bidang keagamaan telah membuka ruang bagi munculnya nama-nama baru. Salah satu yang paling banyak diperbincangkan adalah Gus Farkhan, seorang tokoh muda yang dikenal dekat dengan para ulama dan memiliki rekam jejak yang bersih.

Dukungan terhadap Gus Farkhan semakin menguat. Banyak pihak menilai bahwa Gus Farkhan memiliki sejumlah kualitas yang dibutuhkan untuk memimpin bidang keagamaan. 

Selain dukungan dari tokoh agama dan masyarakat, sejumlah organisasi pemuda juga menyatakan dukungannya terhadap Gus Farkhan. Mereka menilai bahwa Gus Farkhan adalah representasi dari generasi muda yang memiliki semangat untuk membangun bangsa.

Ketua DPD Bintang Muda Indonesia (BMI) Demokrat Sumatera Utara, dr M Fachrul Adly Siregar mengatakan bahwa sosok Gus Farkhan dikenal sebagai sosok yang religius yang diyakini mampu mengemban tugas sebagai utusan khusus Presiden RI. 

"Kami mendukung penuh Gus Farkhan mengemban tugas sebagai utusan khusus presiden," ujarnya didampingi Sekretaris DPD BMI Sumut, R Romy Tampubolon, SH,CPM dan Bendahara DPD BMI Sumut M. Elvian, SH, Jumat (6/12/2024). 

Fachrul menambahkan bahwa sosok Gus Farkhan dikenal dekat dengan  tokoh bangsa dan ulama. Beliau pernah menjabat sebagai staf khusus menpora.

"Track record Gus Farkhan tidak perlu diragukan dari segi kapasitas, kapabilitas dan prestasi. Pribadi yang jujur, bersih dan dekat dengan semua kalangan. Jadi kita optimis jika beliau diberi jesempatan sebagai utusan presiden, ini merupakan hal yang tepat," tambahnya. 

Fachrul berharap Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan kesempatan kepada Gus Farkhan untuk jabatan utusan khusus presiden  bidang keagamaan. 

"Sekali lagi kami yakin Gus Farkhan mampu mengemban tugas tersebut," harapnya mengakhiri. 

Diberitakan sebelumnya, Polemik yang menyertai pengunduran diri Gus Miftah dari jabatan utusan khusus presiden untuk bidang keagamaan telah membuka ruang bagi munculnya nama-nama baru. Salah satu yang paling banyak diperbincangkan adalah Gus Farkhan, seorang tokoh muda yang dikenal dekat dengan para ulama dan memiliki rekam jejak yang bersih.**