Lukai Hati Rakyat, Wakil Rakyatnya DPRD Kota Medan Nginap Di Niagara Hotel Parapat Saat Banjir "Kepung" Kota Medan
Photo : BanjIr Kota Medan
Kabar Medan – Mimbar Rakyat Anti Korupsi Sumatera Utara (MARAK SUMUT) mengkritik penyelenggaraan rapat kerja DPRD Kota Medan yang digelar di Niagara hotel parapat pada tanggal 1-3 December 2024
Rahmadsyah Aktifis yang tergabung dalam MARAK SUMUT mengingatkan, dari sisi aturan memang tak ada yang dilanggar oleh DPRD Kota Medan, Namun, menurut aspek kepantasan, kelayakan, dan kewajaran maka bisa dipertanyakan keputusan DPRD Medan menggelar rapat kerja di hotel Niagara parapat itu. Sebenarnya, katanya, DPRD sudah memiliki gedung yang layak dipakai untuk menyelenggarakan rapat kerja, yaitu Kantor DPRD Kota Medan.
Jadi kalau sudah ada fasilitas yang dimiliki, DPRD Kota Medan tidak perlu menggunakan fasilitas lain yang perlu biaya. Anggaran untuk rapat kerja bisa dipakai untuk program lain yang lebih urgent," kata Rahmad (3/112024)
Semestinya, menurut dia, DPRD Medan bisa membuat Raker dI Kota Medan dalam rangka efisiensi dan efektivitas dalam memakai anggaran.
Baca Juga :
Hal lain yang seharusnya menjadi pertimbangan DPRD Kota Medan tak menggelar rapat kerja di Niagara hotel parapat, Rahmad berpendapat, adalah situasi banjir yang berdampak hampir di 21 Kecamatan Kota Medan yang belum sepenuhnya terkendali dan dampak-dampaknya terhadap perekonomian belum pulih.
"Kesulitan yang dialami rakyat di saat banjir dan paska banjir yang terdampak hampir di 21 kecamatan Kota Medan ini harusnya bisa menimbulkan empati dari Wakil Rakyat, Rakyat masih banyak yang susah. Seharusnya DPRD Medan bisa menunjukkan empati dengan menjaga sikap dan tindakannya serta kebijakannya agar tak melukai hati rakyat," pungkasnya.**







