Revitisasi Stadion Kebun Bunga Di Duga Abai K3, Kadisnaker Sumut "Plesiran" Ke Thailand
Photo : Proyek Revitalisasi Stadion Kebun Bunga Medan
Kabar Medan - Amatan awak media Pekerja Proyek Revitalisasi pada kegiatan pembangunan gedung di Revitalisasi Stadion Kebun Bunga Kota Medan yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 195 miliar terkesan dikerjakan ngawur dan sembarangan.
Bukan tanpa alasan, hal ini dikarenakan para pekerja proyek saat melakukan aktivitas di lokasi, ditemukan masih banyak yang tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) sesuai standar keselamatan kerja atau K3.
Baca Juga :
Berdasarkan Amatan awak media banyak pekerja Proyek Revitalisasi Stadion Kebun Bunga Abai K3
Ketua Dewan K3 Sumatera Utara yang juga Kadisnaker saat ini lagi "plesiran" di Thailand sehingga pesan WA awak media tak di balas.
Sebelumnya di kutip dari
https://www.google.com/amp/s/www.detik.com/sumut/berita/d-6737580/revitalisasi-stadion-kebun-bunga-pemkot-medan-habiskan-rp-195-m/amp
Pemkot Medan bakal merevitalisasi Stadion Kebun Bunga di Jalan Candi Borobudur, Medan. Revitalisasi tersebut akan menghabiskan anggaran sekitar Rp 195 miliar.
Hal itu diketahui dari website Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Medan yang dilihat detikSumut, Kamis (25/5/2023). Total sekitar Rp 195 miliar itu merupakan gabungan dari dua paket tender, yakni jasa konsultasi manajemen kontruksi dan pengerjaan fisik.
Baca Juga :
Untuk jasa konsultasi manajemen konstruksi, paket tender tersebut berkode 3626308. Dengan nilai HPS tender senilai Rp 3 miliar.
"Nilai Pagu Paket Rp 3.075.000.000, Nilai HPS Paket Rp 3.066.845.000," demikian tertulis dalam LPSE.
Sedangkan untuk pengerjaan fisik revitalisasi Stadion Kebun Bunga, memiliki kode tender 13716308. Nilai proyek yang ditetapkan adalah sebesar Rp 192 miliar.
"Nilai Pagu Paket Rp 205.000.000.000, Nilai HPS Paket Rp 192.614.020.000," tertulis di LPSE.
Kedua paket tender revitalisasi tersebut sudah memiliki pemenang masing-masing. Pembiayaan revitalisasi itu akan dibebankan ke APBD Kota Medan dengan skema multiyears, yaitu tahun 2023 dan 2024.**







