Tanami Pinggir Sungai

Tim RSPO Diminta Melakukan Penyelidikan ke PT Musim Mas Pelalawan

Admin
Share :
tim-rspo-diminta-melakukan-penyelidikan-ke-pt-musim-mas-pelalawan

Kabar Lingungan - Perusahaan PT Musim Mas di Pelalawan, Riau diminta untuk menanami pinggir sungai kembali, sebab sungai harus ada buffer zonenya selain itu melanggar Peraturan Pemerintah (PP) No: 38 tahun 2011 tentang Sempadan Sungai yang menjelaskan sungai harus ada bufferzonenya atau penyanggahnya..

Berdasarkan PP itu di daerah aliran sungai (DAS) tidak boleh ditanami sawit, baik oleh masyarakat maupun perusahaan untuk itu aktivis minta PT Musim Mas diberi sanksi oleh skema sertifikasi minyak sawit terkemuka, Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).

"Kita minta Musim Mas diberi sanksi oleh skema sertifikasi minyak sawit terkemuka, Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO), sebab perusahaan tidak ikut aturan Pemerintah terutama tentang lingkungan," kata Aktivis Lingungan Ir Ganda Mora, Rabu (12/6/19).

Sebab kata Ganda, di dalam peraturan itu disebutkan dilarang menanam sawit atau tumbuh-tumbuhan yang menyerap air di daerah buffer zone sesuai dengan sempadan sungai.

"100 meter untuk sungai besar dan 50 meter untuk sungai kecil jangan ditanami sawit," jelasnya.

Ia menyarankan Perusahaan untuk menanam tumbuh-tumbuhan yang bisa menyimpan air dan bisa jadi penyanggah di pinggir sungai, terutama tumbuh-tumbuhan kayu dan berakar tunjang, lebih baik lagi kalau tumbuhan yang berbuah.

"Untuk menjaga sungai itu, makanya nenek moyang kita dulu nanam rambai, duku dan tanaman berbuah lainnya mengantikan hutan dipinggir sungai," ujar Ganda.

Ia menjelaskan, kalau sawit ditanam dekat sungai sangat subur sekali karena sawit itu menyerap air.

"Jadi, sawit itu dia suka air, dia bukan menyimpan tapi menyerap. Kalau menyimpan itu ketika hujan dia serap, ketika tidak hujan dia keluarkan. Sekarang apa yang terjadi di daerah kita ketika hujan terjadi banjir tapi ketika kemarau kering kerontang," lanjutnya.

Ia berharap yang mengelola sungai atau jika berada di aliran sungai agar tetap melestarikan air. "Untuk itu kita minta tim RSPO melakukan penyelidikan untuk menindaklanjuti laporan/pengaduan dari masyarakat," pungkasnya.

Sebelumnya dikonfiemasi Humas PT Musim Mas, Ibrahim jawaban katanya sama.**Jho


Berita Terkait

Share:
Komentar Via Facebok :