Gegara Narkoba dan Tak Disiplin, Dua Bintara Polisi Dipecat

Gegara Narkoba dan Tak Disiplin, Dua Bintara Polisi Dipecat

PTDH - Pemberhentian Kepada Dua Orang Bintara Polri Diwarnai Dengan Coret Foto.

INHU - Dua orang personil Polri dari jajaran Mapolres Indragiri Hulu (Inhu) Riau, dipecat. 

Pemecatan kepada dua orang Bintara itu dipimpin langsung Kapolres Inhu AKBP Dody Wirawijaya dalam upacara pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH), Kamis (2/5/24).

Pembacaan keputusan PTDH berdasarkan Keputusan Kapolda Riau nomor: Kep/180/IV/2024 tanggal 9 April 2024 tentang PTDH dua personel Polres Inhu, atas nama Bripka Aprinaldi, anggota Sat Samapta Polres Inhu yang terlibat kasus narkoba dan Bripka Anggara Saputra yang juga anggota Sat Samapta Polres Inhu dengan kasus sengaja meninggalkan tugas selama 32 hari berturut-turut, terhitung 1 Maret 2022 - 14 April 2022.

Dalam amanatnya, Kapolres Inhu mengatakan kepatuhan dan ketaatan terhadap aturan serta disiplin menjadi landasan utama dalam menjaga tata tertib dalam betugas, termasuk dilingkungan Polri, khususnya Polres Inhu.

Kata Kapolres, upacara PTDH merupakan salah satu wujud nyata dan realisasi komitmen Polri dalam memberikan sanksi hukuman bagi personel yang melakukan pelanggaran, baik pelanggaran disiplin maupun kode etik Polri.

Upacara seperti ini, dapat terlaksana sesuai dengan tahapan-tahapan yang telah dilalui, dan mengacu pada ketentuan perundang-undangan yang berlaku sebagaimana ditinjau dari beberapa azaz. Diantaranya azaz kepastian hukum, azaz manfaat dan azaz keadilan.

Keputusan itu tidak diambil dalam waktu singkat tapi melewati proses yang sangat panjang, penuh pertimbangan, dan senantiasa berpedoman pada koridor hukum yang berlaku. 

"Sebagai manusia biasa, saya merasa berat dan sedih untuk melakukan upacara ini, karena imbasnya bukan hanya kepada yang bersangkutan saja, tetapi juga kepada keluarga besarnya, namun pimpinan Polri telah melakukan langkah-langkah lain sebelum ditetapkannya PTDH ini," kata Kapolres dengan nada sedih.

Kepada seluruh personel Polres Inhu dan jajaran ditegaskan untuk tidak ada lagi upacara seperti ini diwaktu yang akan datang. Maka mari ambil hikmah serta pelajaran dari upacara PTDH ini, jadikan introspeksi diri dan cerminan agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik dalam menjalankan tugas secara profesional dan melaksanakan tugas dengan baik serta bertanggung jawab sesuai peraturan yang berlaku," Kapolres berharap 

Kapolres mengingatkan, bahwa, kemuliaan seorang polisi tidak terletak pada pangkat, jabatan apalagi hartanya, akan tetapi kemuliaan seorang polisi terletak pada berapa besar cinta masyarakat pada dirinya. Rendahkan hati tidak akan merendahkan harga diri, tetapi sebaliknya tinggi hati akan merendahkan harga diri.

"Tetaplah menjadi pribadi yang sederhana dan bersahabat serta dapat memberikan manfaat baik bagi diri sendiri, keluarga maupun masyarakat, semoga Tuhan selalu memberkahi kita semua,"pesannya. (krc).